Surat Cinta Untuk OrangTua
Bapak dan ibuku yang tersayang, apa kabar? Aku selalu berharap kalian baik-baik saja. Tentu aku pun baik-baik saja. Tahukah kalian, bahwa saat ini aku tengah menangis? Aku menangis sebab merindukan kalian
Bapak, ibu, terima kasih. Untuk semua waktu dan usaha yang tidak pernah ku sia-siakan. Untuk semua restu dan doa yang tercurah. Untuk semua harapan-harapan kalian yang ingin terus kugenggam
Maafkan aku, bapak, ibu. Aku hanyalah anak-anak yang belum beranjak dewasa di mata kalian. Entah sudah berapa lama aku menahan untuk menulis ini. Mengingat bagaimana cengengnya diriku, aku tidak pernah sanggup melakukannya
Betapa aku masih belum dewasa hingga kini. Betapa aku masih belum bisa menapaki hidup sendiri. Aku masih terlampau kekanakan untuk mengetahui jika beban hidup memanglah berat
Agar kalian dapat tersenyum melihatku dan berkata, ‘dia adalah anak kami. Dan kami bangga padanya.’ Aku rasa, surat ini sampai sini dulu. Air mataku sudah tidak dapat berhenti mengalir akibat rindu
Aku selalu mendoakan kesehatan ibu dan bapak agar kita dapat senantiasa bertukar kabar. Semoga, minggu depan aku akan pulang. Aku akan menuntaskan rindu kepada ibu dan bapak. Aku sangat menyayangi kalian.
Semoga dapat membantu :) (jika masih kurang singkat dapat di persingkat, ya)
[answer.2.content]